Tangan ini terbuka akan semua kemungkinan
Tapi tidak akan sebuah kejutan
Saat dirasa aku tidak membutuhkan apa-apa
Saat itulah hidup seperti berkata,
"Perempuan, kamu akan merasakan kupu-kupu sekali lagi."
Itu beberapa saat setelah kamu datang
Setelah kamu akhirnya dengan lepas berdendang
Setelah kamu akhirnya menerima ini semua nyata,
Kita hadir untuk bersama
Inginnya kehadiran ku bermakna buat mu
Inginnya kehadiran ku memberi semangat baru buat mu
Inginnya kehadiran ku menjadi senyum di wajah mu
Inginnya kehadiran ku membuat keyakinan buat mu
Bahwa kamu berharga
Karena kamu adalah gelap yang datang untuk membuat terang lebih berarti
29 Mei 2017
Di kamar ku yang nyaman, saat mentok akan book report. 😀
Tampilkan postingan dengan label poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poetry. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Mei 2017
Senin, 10 April 2017
Puisi Senja
Di kala senja aku menguntai rasa
Apabila ini benar, aku tetap tidak akan percaya
Rasa kehilangan tidak akan pernah mendatangkan cinta
Karena apa yang hilang tak akan pernah tahu apa rasanya memiliki rasa
Kamu ada dalam hening mencandu
Dalam hati aku tahu ini rancu
Andai nasib cuma seperti melempar dadu
Akan kujalani nuansa yang baru
Apabila ini benar, aku tetap tidak akan percaya
Rasa kehilangan tidak akan pernah mendatangkan cinta
Karena apa yang hilang tak akan pernah tahu apa rasanya memiliki rasa
Kamu ada dalam hening mencandu
Dalam hati aku tahu ini rancu
Andai nasib cuma seperti melempar dadu
Akan kujalani nuansa yang baru
Sabtu, 25 Maret 2017
Langit Senja Sehabis Hujan
Ini jauh lebih baik dari yang terakhir
Dimana indah nya abu-abu baru terlihat
Satu senja lagi setelah ini sebelum takdir
Satu senja lagi setelah ini sebelum terlihat
Aku tahu kamu mungkin tidak rindu
Tapi aku tidak tahu mengapa ini menggebu
15th of September 2016
Dimana indah nya abu-abu baru terlihat
Satu senja lagi setelah ini sebelum takdir
Satu senja lagi setelah ini sebelum terlihat
Aku tahu kamu mungkin tidak rindu
Tapi aku tidak tahu mengapa ini menggebu
15th of September 2016
Ketika Hujan Dan Rindu Jadi Satu
Derap langkah mengimbangi peri hujan dan aku resah
Tentu saja aku kalah
Ini musim mereka berkeliaran bebas sesuka hati
Tanpa peduli sebab apa yang mereka buat terjadi
Hari ini mereka mencuri senja ku
Walau tahu besok atau lusa dikembalikan pada ku
Aku ingin senja berwarna warni hari ini
Setelah lelah seharian berhalusinasi
Setelah apa yang ku dengar seperti suara mu
Setelah apa yang ku lihat seperti bayangan mu
October 3rd 2016
Tidak Ada Senja Sore Ini
Aku menatap langit barat
Hanya awan dan abu-abu
Senja mu tadi juga seperti itu?
Aku harap lebih indah
Biru, jingga, merah muda
Atau aku harus berbalik arah menghadap timur
Dan menjadi senja terindah mu?
Langganan:
Postingan (Atom)